Menurut
Alkitab dan
Al-Qur'an,
Adam adalah
manusia pertama. Ia beristrikan
Hawa (disebut pula
Siti Hawa atau
Eva/Eve) yang diciptakan dari tulang rusuknya. Selain didalam ajaran
Islam pada Kitab Al-Qur'an disebutkan bahwa Adam. As, adalah termasuk golongan Nabi pertama atau pembuka.
Adam dan Hawa diciptakan Tuhan di Surga, dan dikirim ke dunia sebagai hukuman Tuhan, karena terbujuk rayuan setan untuk melanggar peraturan Surga yang dibuat Tuhan, yakni memakan buah terlarang.
Adam menurut tradisi Yahudi dan Kristen Adam ("tanah" atau "manusia",
bahasa Ibrani Standar אָדָם,
Adam; "tanah" atau "coklat muda",
bahasa Arab آدم,
Adam) adalah
manusia pertama yang diciptakan oleh
Elohim menurut tradisi keagamaan Abrahamik.
Menurut legenda, setelah diusir dari
Taman Eden, Adam pertama kali menjejakkan kakinya di muka bumi di sebuah gunung yang dikenal sebagai
Puncak Adam atau Al-Rohun, yang terdapat di
Sri Lanka.
Kisah tentang Adam terdapat dalam
Kitab Kejadian yang terdapat dalam
Torah dan
Alkitab, pasal 2 dan 3, dengan sejumlah unsur tambahan dalam pasal 4 dan 5. Beberapa rincian lain tentang hidupnya terdapat dalam kitab-kitab apokrif, seperti misalnya
Kitab Yobel,
Kehidupan Adam dan Hawa dan
Kitab Henokh.
Menurut kisah di atas, Adam diciptakan oleh
Allah, "menurut gambar dan rupa kita" (Kejadian 1:26). Ia kemudian ditempatkan dalam Taman Eden yang artinya
tanah daratan. Letaknya di hulu sungai
Pison, Gihon, Tigris dan Efrat, di sekitar Irak sekarang. Ia kemudian diperintahkan untuk
menamai semua binatang, dan kemudian memperoleh seorang istri yang dinamainya
Hawa. Adam dan Hawa tinggal di taman dan berjalan bersama
Allah. Namun akhirnya mereka diusir dari taman itu karena mereka melanggar perintah Allah untuk tiadk memakan buah dari
pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat.
Setelah diusir dari taman itu, Adam terpaksa bekerja untuk peratma kalinya. Adam dan Hawa mempunyai tiga orang anak yang disebut dalam Kitab Kejadian:
Kain,
Habil, dan
Set.
Kitab Yobel menyebutkan dua orang anak perempuan Adam dan Hawa, yaitu Azura, yang menikah dengan saudaranya Set, dan
Awan, yang menikah dengan kakaknya Kain. Baik Kitab Kejadian maupun Kitab Yobel menyatakan bahwa Adam mempunyai anak-anak yang lain, namun nama mereka tidak disebutkan.
Menurut
silsilah Kitab Kejadian, Adam meninggal dunia pada usia 930 tahun. Dengan angka-angka seperti itu, perhitungan seperti yang dibuat oleh
Uskup Agung Ussher, memberikan kesan bahwa Adam meninggal hanya sekitar 127 tahun sebelum kelahiran
Nuh, sembilan generasi setelah Adam. dengan kata lain, masa hidup Adam bertumpang tindih dengan
Lamekh (ayah
Nuh), sekurang-kurangnya 50 tahun.
Menurut
Kitab Yosua,
kota Adam masih dikenal pada waktu
bangsa Israel menyeberangi
Sungai Yordan ketika memasuki
Kanaan.